Sabtu, 05 Maret 2016

Lappah Sangat Strategis Jadi Ibu Kota Kecamatan Karungan

Dari tahun ke tahun jumlah penduduk Karungan terus meningkat. Pertumbuhan jumlah rumah tangga kian pesat. Gedung sekolah swasta juga bertambah. Masjid, Mushollah, TPA dan warung sebagai tempat jajan sejumlah rumah tangga jumlahnya pun ikut bertambah.

Sejumlah warga Karungan yang mayoritas etnis #duri, dari tahun ke tahun mendatangkan keluarga dari luar Pulau Tarakan untuk diikutkan dalam menjalankan usaha dan membuka usaha baru di sekitar wilayah Kota Tarakan. Hal itu pun sudah menjadi tradisi di Karungan yang secara ekonomi mengalami kemajuan sehingga turut menyumbang bertambahnya jumlah penghuni di Karungan.
Secara historis, Karungan yang dibuka pada tahun 1970an mencakup daerah Peningki, Gardu, Bor, Angin-angin, Lapangan, Kampung Bugis, Lappah, Ujung dan Belah. Cakupan wilayah Karungan berdasarkan pengakuan dari sejumlah pelaku sejarah dibukanya Karungan.
Konon penamaan Karungan berawal dari adanya buah salah yang dipanen dalam jumlah berkarung-karungan untuk dijual ke pasar. Pasar yang pada waktu itu menjadi tujuan.
Ke depan, jika sudah waktunya #Karungan untuk membentuk Kecamatan sendiri setelah jumlah Kelurahan bertambah, tempat yang sangat strategis menjadi Ibu Kota Kecamatan Karungan adalah Lappah.
penjualan adalah pasar simpang tiga (kini jadi Mal) dan pasar markoni.
NB:
Kepada pembaca yang sekarang ini mapir di postingan ini, admin sangat mengharapkan masukan tau saran untuk postingan ini di 0811.9181.515

Tidak ada komentar:

Posting Komentar